Friday, 31 May 2013

5 Tempat Menarik di Stockholm

Stockholm memang kurang populer di kalangan wisatawan Indonesia, tetapi ibu kota Swedia yang dibangun di atas 14 pulau kecil ini sebenarnya tak kalah menarik dibanding kota tujuan wisata lain di Eropa.
Berikut ini 5 tempat favorit saya, yang wajib Anda kunjungi di Stockholm.

1. Nordic Museum
http://images.travelpod.com/tripwow/photos/ta-009f-4f90-8aca/nordic-museum-stockholm-sweden+1152_12839137585-tpfil02aw-14560.jpg
Nordic Museum yang dibangun oleh Artur Hazelius tahun 1873 ini terletak di tengah kota Stockholm. Awalnya dinamakan The Scandinavian Ethnographic Collection, namun tahun 1880 berganti nama menjadi Nordic Museum.

Gedungnya yang supermegah tampak bak istana. Di tengah-tengah hall utama terletak patung raksasa pendiri Swedia, Raja Gustav Vasa. Keistimewaan museum ini adalah koleksinya yang sangat luar biasa mengenai kehidupan masyarakat Nordik sejak 500 tahun lalu.

Di sini Anda dapat menikmati secara detail perubahan gaya hidup masyarakat Nordik dari masa ke masa melalui bentuk rumah, furnitur, gaya berpakaian  dan model rambut, juga permainan anak-anak. Bahkan mueseum tersebut juga memajang beberapa merk sabun dan shampo dari zaman dulu.  Jangan takut — museum ini punya cara menarik dan interaktif memamerkan koleksinya. 

2. Nobel Museum
5 Tempat Menarik di Stockholm
Seperti namanya, Nobel Museum yang dibuka tahun 2001 ini memberikan informasi lengkap mengenai penghargaan Nobel mulai dari proses seleksi sampai profil para pemenang, sejak penyelenggaraan hadiah Nobel pertama di tahun 1901 hingga saat ini. Di samping itu, tentu disajikan profil dan kehidupan penggagasnya, Alfred Nobel, beserta latar belakang pemberian penghargaan ini.

Museum dan perpustakaan Nobel terletak di Stortorget Square di area kota tua Gamla Stan. Dilengkapi berbagai demonstrasi ilmiah besifat interaktif dimana Anda bisa mencobanya secara langsung sehingga merasa seperti ilmuwan!

3. Kaknas Tower
5 Tempat Menarik di Stockholm
Dengan tinggi 170 meter (termasuk antena), Kaknas Tower yang dulunya merupakan menara pemancar TV dan radio, pernah menjadi menara paling tinggi di Scandinavia. Kini menara tersebut dibuka untuk umum sehingga kita dapat menikmati pemandangan 360° kota Stockholm dari pelataran yang terletak di ketinggian sekitar 150 meter, yang juga dilengkapi toko suvenir dan restoran.

Kalau beruntung mendapatkan cuaca cerah, Anda bisa melihat pemandangan kota sampai sejauh 60 km. Kaknas Tower terletak di Ladugadsgardet, taman paling luas di Stockholm. Untuk mencapainya sangat mudah karena tersedia bus untuk umum yang berhenti persis di bawah menara.

4. Royal Palace
5 Tempat Menarik di Stockholm
Royal Palace adalah kediaman resmi keluarga kerajaan Swedia yang sekaligus berfungsi sebagai kantor raja dan Royal Court. Istana yang terletak di area kota tua Gamla Stan ini terbuka untuk umum dan dilengkapi dengan lima museum.

Yang paling menarik di sekitar bangunan bergaya Italian Baroque yang dibangun pada abad ke-18 ini adalah prosesi pergantian penjaga istana (royal guard). Prosesi tersebut berlangsung selama 40 menit pada jam 12.15 atau 13.15 siang, tergantung hari dan bulannya. Bahkan bila berada di sana bertepatan dengan hari ulang tahun raja, Anda akan dapat menyaksikan parade tentara berkuda.

5. Drottninggatan
5 Tempat Menarik di Stockholm
Drottninggatan atau Queen Street adalah jalan yang membentang dari jembatan Riksbron sampai Observatorielunden. Jalan ini bebas dari kendaraan dan hanya diperuntukan bagi pejalan kaki. Di kiri dan kanan jalan terdapat deretan toko, kafe, dan restoran. Meskipun bukan penggemar belanja, Anda tetap akan sangat menikmati berjalan kaki di sini karena Queen Street dikelilingi bangunan kuno yang dibangun pada tahun 1630-1640.

7 Atlet yang Mengaku Gay dan Lesbian

Mengaku menjadi gay atau homoseksual bukan hal yang mudah, bahkan di negara barat sekalipun. Namun atlet-atlet ini memberanikan diri untuk mengungkapkan sisi seksual yang menjadi hak hidupnya.

1. Tom Daley
British Gas Diving Championship 2013 - Day Two
Atlet loncah Indah asal Inggris, Tom Daley.

2. Robbie Rogers
Robbie Rogers
Pemain sepak bola Amerika Serikat yang kini bermain untuk LA Galaxy, Robbie Rogers.

3. Jason Collins
After coming out, Collins needs a new NBA home
Pemain NBA pertama yang mengaku gay, Jason Collins.

4. Megan Rapinoe
Germany v USA - Women's International Friendly
Megan Rapinoe, pemain timnas sepak bola wanita Amerika Serikat.

5. Johnny Weir
FSKATE-RUS-PRIX
Johnny Weir, atlet seluncur es asal Amerika Serikat.

6. Justin Fashanu
Justin Fashanu
Justin Fashanu, pemain sepak bola asal Inggris di dekade 1980-an dan awal 1990-an.

7. Billie Jean King
Billie Jean King | Female Tennis Champion and Activist
Petenis perempuan di dekade 1960-an dan 1970-an, Billie Jean King.

Julius Richard Petri di Logo Google

http://2.bp.blogspot.com/-IW6HewQ0V4I/UagE-CGLQmI/AAAAAAAAEHg/f2NyEOtONJQ/s640/google.JPG

Logo Google hari ini tanggal 31 Mei 2013 memperingati 161 tahun kelahiran Julius Richard Petri. Bagi dunia kedokteran, Julius Richard Petri merupakan salah satu nama yang paling berpengaruh. Pakar ilmu bakteri kelahiran Barmen, Jerman, pada tanggal 31 Mei 1853 ini sangat dikenal dengan hasil temuannya, yaitu Petridish atau Cawan Petri. Dari situ bisa dilihat, nama Petri menjadi trademark salah satu alat kedokteran yang sangat berguna tersebut.

Petridish atau Cawan Petri adalah sebuah alat yang digunakan sebagai wadah untuk mengembang-biakkan sel atau bakteri. Sesuai dengan namanya, Cawan Petri berbentuk cawan atau piring bundar yang terbuat dari plastik atau kaca. Perangkat ini menjadi salah satu penemuan terpenting dalam perkembangan ilmu kedokteran, khususnya untuk ilmu yang mempelajari tentang sel dan bakteri.

http://4.bp.blogspot.com/-22UTlh1rL1w/Uaf08xcpGVI/AAAAAAAAIHY/16CYWZxRe0Y/s1600/Julius-Richard-Petri.jpg
Julius Richard Petri sendiri sejak kecil memang sudah bercita-cita menjadi seorang dokter. Pada tahun 1871, Julius Richard Petri untuk pertamakalinya belajar ilmu kedokteran secara formal di Kaiser Wilhelm Academy, yaitu sebuah sekolah pendidikan dokter militer di Jerman.

Setelah lulus dari Kaiser Wilhelm Academy pada tahun 1875 dan menerima gelar medisnya setahun kemudian, Julius Richard Petri kemudian meneruskan sekolahnya di Rumah Sakit Charite yang terletak di Berlin. Selain belajar, di rumah sakit itu Julius Richard Petri juga menjalankan tugas sebagai dokter militer.
Di sela-sela masa belajar dan masa tugasnya di Rumah Sakit Charite, Julius Richard Petri juga dipercaya menjadi asisten Robert Koch, salah seorang ilmuwan paling terkemuka pada saat itu.

Robert Koch adalah guru bagi Julius Richard Petri dalam mempelajari seluk beluk tentang sel dan bakteri. Sebagai catatan, Robert Koch juga dikenal sebagai Bapak Bakteriologi Modern karena berbagai penemuannya yang sangat bermanfaat bagi kepentingan ilmu kedokteran.

Nah, semasa bekerjasama dengan Robert Koch itulah pada tahun 1877, Julius Richard Petri berhasil menemukan Petridish atau Cawan Petri yang hingga saat ini menjadi salah satu perangkat yang paling diperlukan dalam segala hal yang berhubungan dengan bakteri atau sel.

Sepanjang hidup, Julius Richard Petri mengabdikan dirinya untuk memajukan ilmu bakteri dan menularkan kegunaannya kepada orang lain. Julius Richard Petri wafat pada tanggal 20 Desember 1921 dalam usia 69 tahun di Zeitz, Jerman.